Membentuk Lingkungan

Dipostkan pada 2021-10-23 oleh Admin
Setiap komponen dalam lingkungan tertentu berinteraksi saling mempengaruhi. Dari hubungan tersebut, akan ada komponen dominan yang memberikan sifat lingkungan sesuai sifat yang dia berikan ke lingkungan.

Dari sekian banyak organisme yang dominan di lingkungannya, contoh baik adalah cemara. Cemara yang dapat tumbuh di suatu lingkungan, dengan cara menggugurkan bagian tubuhnya yang asam, secara lambat laun membentuk tanah di sekitarnya menjadi asam. Dengan demikian, hanya tumbuhan yang dapat bertahan di tanah asam yang dapat hidup.

Selain itu, mekanisme pengguguran daun cemara yang selanjutnya terurai menjadikan terbentuknya sistem tanah yang semakin kaya dengan mineral kebutuhan pohon cemara. Ini menjadikan kehidupan pohon cemara di tempatnya tumbuh semakin baik.

Contoh lain adalah beringin. Beringin bahkan memaksa yang memerlukan banyak sinar mati di bawah naungannya, karena kerapatan daunnya sangat tinggi. Demikian pun kecepatan pergantian daunnya tinggi. Dengan daun yang banyak dan kecil, daun beringinyang gugur akan menutup tumbuhan kecil di bawahnya bahkan tanpa menyisakan celah untuk cahaya masuk. Cahaya yang minim dan diuruk oleh daun, membuat tumbuhan kecil di bawah beringin sulit bertahan.

Pada beberapa kejadian, daun pepohonan yang tumbuh di pekarangan atau daerah pemukiman, dibuang oleh masyarakat. Pembuangan ini menjadikan pengumpulan mineral yang menunjang kehidupan pohon tersebut tidak berlangsung alias upaya tumbuhan tersebut sia-sia. Pada pohon buah, misalnya mangga, kejadian ini akan menjadikan kemampuan berbuah pohon tersebut akan semakin rendah dan akhirnya mungkin tidak berbuah satu pun. 

SB