Perubahan Budaya Dan Permakluman

Dipostkan pada 2021-10-19 oleh Admin
Pandemi covid19,  disyaratkan untuk mengurangi kerumunan dan menjaga jarak. Ini menjadikan acara-acara besar baik kegiatan non agama maupun agama yang biasanya menghadirkan banyak orang, ditiadakan. 
Di Bali, acara yang menghadirkan banyak orang terutama terkait pariwisata dan keagamaan. Karena pandemi, acara ini ditiadakan tanpa pembedaan alasan. Disamping kelesuan ekonomi, alasan pencegahan kerumunan dan menjaga jarak menjadi dasar permakluman. 

Secara perlahan, dengan masa pandemi yang relatif lama, orang menjadi semakin terbiasa tidak berkumpul dan berhemat, termasuk mengurangi kehadiran pengunjung. Banyak kegiatan kini dimaklumi harus diadakan secara virtual. Termasuk kegiatan budaya dan agama.

Orang secara perlahan berubah tanpa disadari. Banyak aturan diubah dan disesuaikan dengan pandemi. Walaupun orang bersikukuh tetap pada budaya dan agama yang diwariskan leluhurnya, pada kenyataannya budaya dan agama mereka berubah.

SB